02 February 2011

nasehat imam ali

"Dunia adalah tempat kebenaran bagi yg membenarkannya, tempat keselamatan bagi yg memahaminya, tempat kekayaan bagi yg berbekal darinya.
Juga tempat ibadahnya para Nabi Allah dan tempat turunnya wahyu serta tempat shalatnya para malaikat, juga tempat berdagangnya para wali Allah."
[Imam Ali bin Abi Thalib ~ salam baginya]

Fakta Seputar Terung

  1. Seluruh bagian tanaman terung dapat dimanfaatkan sebagai obat; baik bunga, buah, tangkai, daun maupun akarnya.
  2. Pendapat yang mengatakan bahwa makan terung badan menjadi lemah adalah tidak benar.
  3. Terung mengandung gizi yang sangat tinggi dan berguna bagi kesehatan tubuh serta berkhasiat mengobati berbagai penyakit.
  4. Terung mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat kasar, abu, kalsium, besi, pospor, karotin, vitamin B1, B2, C dan P, asam nikotinat.
  5. Buah terung mengandung 750 mg vitamin P dalam setiap 100 gr.
  6. Vitamin P berfungsi mengurangi kerapuhan pembuluh darah dan infiltrasinya.
  7. Meningkatkan kemampuan tubuh merapatkan antara sesame sel dan memperbaiki. kerusakannya sehingga pembuluh darah tetap dalam kondisi normal dan elastis, menjaga biologisnya dan mencegah pecahnya pembuluh darah.
  8. Akar, daun dan buah serta bunga terung berkhasiat melancarkan peredaran darah, menghentikan pendarahan, menghilangkan rasa sakit, mengatasi batuk darah, reumatik, buang air kecil / besar berdarah, anggota tubuh kesemutan, beri-beri, sakit gigi, pendarahan usus,penebalan dinding pembuluh darah, serta mencerdaskan pikiran, dan bisa juga menghilangkan jerawat.

Berikut ini bermacam-macam khasiat dari terung ungu :

1. Untuk mengatasi hipertensi

250 gram terung ungu
Tahu dan kacang kedelai secukupnya
Dibuat masakan sesuai selera kemudian dimakan

2. Mengatasi hepatitis

250 gram terung ungu telah dipotong-potong
30 gram rambut jagung
100 gram akar alang-alang
Direbus dengan air secukupnya, setelah disaring diminum airnya

3. Mencegah dan mengobati kanker

250 gram terung ungu
10 gram jamur hioka (dapat dibeli di supermarket)
10 gram jamur kuping hitam
100 gram udang segar
Semua bahan ditumis dan dimasak

4. Melancarkan peredaran darah

250 gram terung ungu
25 gram jamur putih kering (terlebih dulu direndam air hingga lembut)
200 gram akar teratai
Dimasak sesuai selera

5. Mengatasi radang usus

250 gram terung ungu
30 gram krokot segar
Direbus dengan air 600 cc hingga menjadi 300 cc, setelah ditambah gula secukupnya lalu diminum

6. Menurutkan kadar lemak dalam darah

250 gram terung ungu
30 gram rumput laut Hai Cad
30 gram rumput laut Che Chai
Ditumis dengan minyak goreng non kolesterol, lalu dimakan

7. Mengatasi penyakit bronchitis

• 60 gram akar terung kering
10-15 gram teh hijau
Campurkan bubuk akar terung dengan 10-15 gram teh hijau, minum selagi hangat
• 250 gram terung ungu
25 gram jamur putih kering (terlebih dahulu direndam hingga lembut)
Minum airnya, sedang terung dan jamur putihnya dimakan

8. Untuk mengatasi penebalan dinding pembuluh darah

250 gram terung ungu
30 gram rumput laut
10 gram jamur kuping hitam
Dibuat sup atau makanan lain menurut selera

9. Mengatasi diabetes

250 gram terung ungu, ditambah labu kuning, waluh kenthi dan pare, dibuat masakan sesuai selera lalu dimakan

10. Mengatasi gusi berdarah

250 gram terung ungu
100 gram akar teratai
Dimasak sesuai selera lalu dimakan

11. Mengatasi wasir

Keringkan tangkai terung ungu, lalu digiling menjadi bubuk
Campurkan 3 grram bubuk tangkai terung, jus lidah buaya dan bubuk gambir secukupnya, lalu dioleskan ke bagian yang sakit

12. Mengatasi tangan yang sering kesemutan

30 gram terung tunas direbus dalam 500 cc air, biarkan sampai air menjadi 250 cc, kemudian diminum.

26 January 2011

Cara seting DNS Nawala Project

Berikut cara seting DNS Nawala Project

Nawala Project adalah penggunaan DNS Server sebagai perangkat saringan konten negatif. DNS Nawala dapat dipergunakan pada komputer, di router maupun di DNS Server sebuah jaringan komputer.

Nomor DNS yang disediakan Nawala Project adalah:

DNS #1: 180.131.144.144
DNS #2: 180.131.145.145
Untuk melakukan perubahan setting DNS di OS Windows XP, begini caranya:

Pilih Control Panel dari Start menu.
Klik Network Connections yang ada di Control Panel.
Pilih koneksi yang ada dari jendela Network Connections.
Klik tombol Properties.
Pilih lah Internet Protocol (TCP/IP) dan klik Properties.
Klik radio button pada Use the following DNS server addresses dan ketikkan alamat DNS Nawala pada kolom Preferred DNS server dan Alternate DNS server.

Untuk Windows Vista / Windows 7:

- Masuk ke Control Panel
- Network and Internet
- Network (Private Network)
- Connection
- View Status
- Properties
- Continue
- Internet Protocol Version 4 (TCP/Ipv4)
- Properties.
- Klik : Use the following DNS Server Addresses.
Pada isian Preferred DNS Server masukkan : 180.131.144.144,
sedangkan pada Alternate DNS Server masukkan : 180.131.145.145.
- Klik OK
Untuk sistem operasi lainnya caranya hampir sama, intinya gunakan dua nomor DNS yang disediakan oleh Nawala Project. Situs-situs/domain/alamat internet yang diblok adalah yang masuk kategori gambling, malware, phishing, pornography, proxy, dan situs berisi isu SARA. Alamat-alamat yang diblok oleh Nawala Project merupakan alamat yang diusulkan oleh pengguna pada umumnya. Kita juga bisa memeriksa alamat-alamat tertentu yang sudah diblokir, mengusulkan alamat tertentu agar diblokir, atau mengusulkan pembatalan blokir sebuah alamat bila menurut kita tidak layak untuk diblokir. Semoga bermanfaat
—————————
Sumber : http://inimu.com/

10 December 2010

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Pengetahuan akan Menghitung Usia Kehamilan masih banyak kurang dipahami oleh para ibu hamil. Padahal hal ini merupakan hal penting untuk dapat mengetahui usia kehamilan yang sedang dijalani. Dengan mengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamil dapat mengetahui perkembangan atau pertumbuhan organ apa yang sedang terjadi pada janinnya, kebutuhan apa yang diperlukan oleh janinnya dan hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama usia kehamilan tersebut. Selain itu, dengan mengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamil dapat mengetahui kapan jadwal pemeriksaan yang harus dilakukan baik ke dokter maupun ke bidan, sehingga dengan demikian diharapkan kehamilan yang sedang dijalani menjadi sehat dan menghasilkan buah hati yang berkualitas.

Selama ini kebanyakan untuk dapat menghitung usia kehamilan masih mengandalkan para ahli baik dokter atau bidan, memang hal ini merupakan yang dianjurkan demi ketepatan penghitungan usia kehamilan. Selain itu, biasanya menghitung usia kehamilan dilakukan dengan menggunakan usg, yang memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dengan mengukur ukuran tengkorak, panjang janin, ukuran jantung, ginjal dsb. Namun, tidak ada salahnya ibu hamil mengetahui cara menghitung usia kehamilan yang dapat dilakukan sendiri. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan ibu hamil untuk menghitung usia kehamilannya yang memiliki tingkat akurasi yang baik, diantaranya berdasar kepada:
Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)

Untuk dapat menghitung usia kehamilan anda berdasar HPHT hanya dapat dilakukan oleh ibu hamil yang memiliki siklus haid normal dan teratur (28-30 hari). Untuk taksiran usia kehamilan berdasar HPHT dapat menggunakan rumus Neagele, selain dapat menghitung usia kehamilan, rumus ini juga dapat digunakan untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL). Penggunaan rumus ini adalah dengan menambahkan 7 pada tanggal pertama dari haid terakhir, kemudian mengurangi bulan dengan 3 dan menambahkan 1 pada tahunnnya, sedangkan untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3, misalnya Januari, Februari, dan Maret, maka bulannya ditambah 9, tapi tahunnya tetap tidak ditambah atau dikurangi.
contoh:
Jika HPHT anda adalah 16 nov 2008, maka:
16 -11 - 08
+ - +
7 3 1
23 - 8 - 09 (ini tanggal HPL)

Jadi taksiran waktu kelahiran anda adalah tanggal 23 agustus 2009, sedangkan untuk usia kehamilan tinggal menghitungnya setiap tanggal 23, jadi pada saat tgl 23 desember , berarti usia kehamilan anda menginjak satu bulan, 23 januari usia kehamilan 2 bulan ...dst.
Untuk Hari Perkiraan Lahir sebaiknya ditambah tenggang waktu plus atau minus 7 hari.

Demikianlah perhitungan yang dapat dilakukan oleh ibu hamil. Artikel ini saya dapatkan dari sumber www.bidanku.com
Semoga bermamfaat buat semua...

20 October 2010

Delapan Kunci “Menjaga” Anak

Hidayatullah.com--Anak merupakan amanah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena amanah, maka kelak Dia akan meminta pertanggungjawaban kepada kita atas amanah tersebut.

Jika anak-anak tumbuh menjadi shalih dan shalihah, tentu akan membawa keuntungan dunia dan akhirat bagi orangtuanya. Sebaliknya, jika orangtua lalai dalam mengajar dan mendidik, keberadaannya akan membawa bencana dunia dan akhirat.

Bukan satu dua kali kita dikejutkan dengan pemberitaan akibat ulah anak-anak kita. Seorang siswa yang sopan, tiba-tiba bisa bunuh diri. Seorang mahasiswa yang ketika di rumah kalem, tiba-tiba bisa menjadi perampok bahkan memperkosa atau membunuh teman dekatnya. Yang tak kalah mengejutkan, berita terbaru dari Jawa Timur, seorang gadis belia, sudah mampu menjadi bos mucikari dan agen pelacuran. Sungguh mengagetkan.

Ada apa yang salah dengan kita, para orangtua? Bukankah kita semua ini, adalah para sarjana dan orang-orang terdidik?

Akidah yang Benar

Sesungguhnya, agama kita (Islam) telah menetapkan banyak hal, termasuk masalah pendidikan pada anak. Ini hal yang sangat penting. Jika anak-anak memiliki akidah yang benar, maka itu lahan subur bagi tumbuhnya kebaikan-kebaikan. Tidak ada kebaikan pada diri anak yang akidahnya melenceng.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai anak, aku akan ajarkan padamu beberapa kalimat: Jagalah Allah pasti engkau akan dapati Allah di hadapanmu. Jika engkau meminta, maka mintalah kepada Allah. Ketahuilah bahwa jika seluruh umat berkumpul untuk menolongmu, mereka tidak bisa menolongmu dengan sesuatu kecuali atas hal yang telah Allah takdirkan. Ketahuilah bahwa jika seluruh umat berkumpul untuk mencelakaimu, mereka tidak bisa mencelakaimu dengan sesuatu kecuali atas yang telah Allah takdirkan, pena-pena telah diangkat dan catatan-catatan telah kering.” (Riwayat Ahmad dan Tirmidzi)

Memohon Pahala

Rasulullah bersabda, “Jika seseorang menafkahkan hartanya kepada keluarganya dengan mengharap pahala, maka baginya adalah pahala sedekah.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Mas’ud)

Diingatkan Shalat

Shalat merupakan kewajiban paling utama seorang hamba terhadap Allah. Rasulullah menegaskan, “Perintahkan anakmu untuk shalat saat usia tujuh tahun dan pukullah mereka (jika meninggalkan shalat) saat usia sepuluh tahun dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Baihaqi, dan lain-lain)

Menuntun Berakhlak Baik dan Memperbaiki Kesalahan

Umar bin Abu Salamah Radhiyallahu ‘anhu saat masih kecil dalam asuhan Rasulullah, tangannya ke sana ke mari di atas makanan. Dia bersabda, “Wahai anak, bacalah ‘Bismillah’, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang dekat darimu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Umar bin Abu Salamah)

Memisahkan Tempat Tidur

Memasuki usia sepuluh tahun, pisahkanlah tempat tidurnya. Anak-anak pada usia ini sudah terhitung dewasa dan mendekati masa baligh (puber), gairahnya mulai muncul. Maka memisahkan tidur mereka akan mencegah petaka yang tidak diinginkan. Rasulullah bersabda, “…pisahkanlah tempat tidur mereka.” (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Al-Hakim, Baihaqi, dan lain-lain)

Berlaku Adil

Tidak bijak bila membeda-bedakan anak dalam berinteraksi dan menafkahi. Perlakuan pilih kasih kerap membawa permusuhan di antara saudara. Hal itu merupakan bentuk kezhaliman terhadap anak.

Rasulullah bersabda, ”Aku tidak akan bersaksi atas suatu kejahatan, takutlah kamu kepada Allah dan berbuat adillah kepada anak-anakmu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Nu’man bin Basyir)

Lemah Lembut, Bermain, dan Mencium

Rasulullah tidak segan mengajak anak-anak untuk bermain, berlaku lemah lembut, serta mendekati dan mencium mereka. Simaklah bagaimana cara Rasulullah memanggil mereka, “Wahai anakku.”

Tegas Saat Diperlukan

Anak yang tidak pernah mendapat hukuman (saat diperlukan) akan mempunyai tabiat yang kurang bagus. Hendaklah orangtua bisa menunjukkan kepada anak-anak dan keluarganya bahwa dia adalah orang yang tegas dan keras saat kondisi mengharuskan itu.

Rasulullah pernah bersabda, “…pukullah mereka (jika meninggalkan shalat) saat usia sepuluh tahun.” (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi).

Juga, “Gantunglah cambuk di tempat yang bisa dilihat oleh anggota keluargamu, karena hal itu akan menjadi sebuah pelajaran.” (Riwayat Bukhari dalam kitab Al-Adab Al-Mufrad)

Selain yang terurai di atas, hendaknya para orangtua tampil menjadi teladan bagi buah hatinya, lalu mengajari ilmu yang membawa kemanfaatan dunia dan akhirat, serta tidak mendoakan yang buruk kepada mereka (anak-anak). [Ali Athwa, berbagai sumber/hidayatullah.com]

29 July 2010

after long day


setelah sekian lama tidak mengupdate blog ini ada beberapa hal yang mungkin agak berbeda menjadi status baru yaitu menikah menjadi sebuah tantangan tersendiri dalam kehidupan. ada beberapa catatan penting yang harus dipelajari dan mungkin untuk perbaikan kedepannya. yang pertama menikah itu sarana pembelajaran yang merupakan manifesto atas ketaatan kepada Allah SWT. mendasari setiap aktifitas dalam rumah tangga dengan niat karna Allah semata melakukannya. sebenarnya segala hal yang berhubungan dengan niat tidak berbeda dengan status belum menikah. semua aktifitas harus ada landasannya karna apa melakukannya.seorang muslim tentunya karna ingin menggapai ridho Allah.

sarana pembelajaran yang pertama mungkin menempah kualitas diri pribadi dalam hal ibadah. kedua memahami psikologis pasangan hidup kita. satu hal yang pasti ketika akad telah terucap dan konsekuensi meneruskan perjalanan rumah tangga bersama. konsekuensi dia adalah jodoh yang telah Allah anugerahkan pada kita. menerima segala hal kekurangan maupun kelebihannya. yang terkadang ada hal2 tertentu yang tidak kita sukai disitu dituntut kesabaran kita. atas semua ini hanya Allah tempat satu2nya ku bergantung dan mengaduhkan segala resah dan gelisahku. Dia tau mana dan apa yang terbaik untuk hidupku. ku mengharapkan Allah meridhoi setiap langkahku.Amin.

Semoga Allah menyatukan kita dalam kebaikan for my beloved husband. i dont know what should i called for you. just mybeloved husband its respectable from me to you. because you are mysoulmate in this world,bounty from Allah SWT.

I was not see your past just we walk together for the best life, do the straight way and we are not doing the bad things in this life till our die. We wish Allah give us Ridho till hereafter. Amin

11 June 2010

Kepulauan Rupat


Pulau Rupat adalah sebuah pulau di Kabupaten Bengkalis, Riau. Pulau ini memiliki luas lebih kurang 1.500 km2 dan dihuni sekitar 30.000 jiwa penduduk.

Pulau ini dapat dijangkau dari Pekanbaru, Dumai atau Bengkalis. Jalur utama pengangkutan dari dan ke pulau ini adalah melalui laut. Telah ada jadwal transportasi tetap menuju ke pulau ini, yaitu jadwal penyebrangan Roro dumai rupat.

Perjalanan dari Dumai ke Pulau Rupat dapat ditempuh dalam waktu 20 - 30 menit dengan menggunakan Roro". Sedangkan berangkat dari Bengkalis membutuhkan waktu lebih kurang 2 jam perjalanan.

Pulau Rupat terbagi dua, yakni Rupat dan Rupat Utara. Penduduk di Rupat Utara lebih banyak dibandingkan di Rupat. Kira-kira hanya ada puluhan kepala keluarga di Rupat. Namun kini, penduduk Rupat dan Rupat Utara tidak jauh berbeda.

Objek wisata di Rupat sebagai berikut:
- Tanjung Rhu
- Tanjung Medang


Di Rupat tidak ada hotel, wisma yang ada di pulau tersebut terletak di Batupanjang dan Tanjung Rhu. Di Pulau ini suasana Melayu sangat kental dan bahasa Melayu yang digunakan adalah bahasa Melayu Malaysia. Bahkan, mata uang Ringgit pun bisa digunakan sebagai alat transaksi, namun yang menjadi daya tarik tersendiri dipulau ini adalah pantainya nan luas yang mana lansung berhadapan dengan selat melaka dan merupakan titik terdekat menuju negara jiran Malaysia bahkan turis asal malaysia sering mengijak kaki dipulau rupat menggunakan kapal cepat dan langsung bersandar di pantai.hal ini tentu merupakan petunjuk buat pemda setempat untuk memperhatikan potensi2 yang ada dipulau rupat tersebut terutama dibidang pariwisatanya.

terinspirasi dari someone special berasal dari pulau rupat. i never been there but someday i should go there to know more about Rupat Island.

07 June 2010

She's MySister

Dia My Sister

Sebuah kisah nyata diterjemahkan oleh Muhammad Alshareef

Pipinya usang dan cekung dan kulitnya memeluk tulangnya. Itu tidak menghentikannya meskipun, Anda tidak pernah bisa menangkapnya tidak membaca Alquran. Selalu berjaga-jaga dalam doa pribadinya kamar Dad telah mendirikan untuknya. Ruku ', sujud, mengangkat tangannya dalam doa. Itulah cara dia dari fajar hingga matahari terbenam dan kembali lagi, kebosanan adalah untuk orang lain.

Adapun saya, saya menginginkan tidak lebih dari majalah mode dan novel. Aku memperlakukan diri sepanjang waktu untuk video sampai mereka perjalanan ke tempat sewa menjadi merek dagang saya. Seperti yang mereka katakan, ketika sesuatu menjadi kebiasaan orang cenderung membedakan Anda dengan itu. Aku lalai dalam tanggung jawab saya dan kemalasan saya ditandai Salah.

Suatu malam, aku memutar video setelah beberapa maraton tiga jam menonton. Adzan yang lembut naik di malam tenang. Aku menyelinap ke dalam selimut saya damai.

Suaranya dibawa dari ruang doa-nya. "Ya Apakah Anda ingin sesuatu Noorah??" Kataku.

Dengan jarum yang tajam dia muncul rencana saya. "Jangan tidur sebelum fajar berdoa!"

Agh ... masih ada satu jam sebelum fajar, itu hanya Adhaan pertama!

Dengan mencubit mencintai miliknya, dia menelepon saya lebih dekat. Dia selalu seperti itu, bahkan sebelum penyakit sengit mengguncang jiwa dan menutup dirinya di tempat tidur. "Hanan dapat kau duduk di sampingku."

Aku tidak pernah bisa menolak permintaan itu, Anda bisa menyentuh kemurnian dan ketulusan. "Ya, Noorah?"

"Silakan duduk di sini."

"Oke, saya" m duduk. Apa yang ada di pikiran Anda? "

Dengan suara mono termanis ia mulai membaca:

"Setiap jiwa akan merasakan mati dan Anda hanya akan dibayar penghasilan Anda pada Hari Kebangkitan"

Dia berhenti berpikir. Kemudian dia bertanya, "Apakah Anda percaya pada kematian?"

"Tentu saja aku lakukan."

"Apakah Anda yakin bahwa Anda akan bertanggung jawab untuk apa pun yang Anda lakukan, terlepas dari seberapa kecil atau besar?"

"Aku lakukan, tapi Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang dan aku ^ Ove punya kehidupan lama menunggu untuk saya."

"Hentikan Hanan ... bukan takut mati dan itu keterjalan Lihatlah Hind.? Dia lebih muda darimu tetapi dia meninggal dalam kecelakaan mobil. Jadi melakukan ini dan itu, dan begitu dan Kematian. Usia buta dan usia Anda tidak bisa menjadi ukuran ketika Anda akan mati. "

Kegelapan ruangan penuh kulit saya dengan rasa takut. "Aku takut pada gelap dan sekarang kau membuatku takut mati, bagaimana aku bisa tidur sekarang Noorah,. Aku pikir kau sudah berjanji akan pergi bersama kami pada liburan selama liburan musim panas."

Dampak. Suaranya pecah dan bergetar hatinya. "Saya mungkin akan terjadi di perjalanan panjang tahun ini Hanan, tetapi di tempat lain. Hanya mungkin. Semua kehidupan kita adalah di tangan Allah os ^ dan kami semua milik-Nya."

Mataku menggenang dan air mata menyelinap di kedua pipi.

Aku merenungkan grizzly saudara saya sakit, bagaimana para dokter telah memberitahu ayah saya secara pribadi bahwa tidak ada banyak harapan bahwa Noorah akan hidup lebih lama dari penyakit ini. Dia tidak mengatakan meskipun. Siapa yang mengisyaratkan padanya? Atau bahwa dia bisa merasakan kebenaran.

"Apa yang kamu pikirkan tentang Hanan?" Suaranya tajam. "Apakah Anda pikir saya hanya mengatakan ini karena saya sakit? He - eh. Bahkan, aku bisa hidup lebih lama daripada orang-orang yang tidak sakit Dan Anda Hanan, berapa lama Anda akan tinggal? Dua puluh tahun., Mungkin? Empat puluh Lalu apa? "? Melalui gelap, ia meraih tanganku dan meremasnya lembut. "Tidak ada perbedaan di antara kita, kami semua akan meninggalkan dunia ini untuk tinggal di surga atau menderita di dalam neraka. Dengar kata-katanya Allah:

"Siapa pun yang menjauh dari neraka dan ditunjukkan ke Jannah akan menang."

Aku meninggalkan kamar kakak saya bingung, kata-katanya terngiang-ngiang di telinga saya: Semoga Allah membimbing Anda Hanan - jangan lupa doa Anda.

Jam delapan pagi. Menggedor pintu kamarku. Aku biasanya tidak bangun saat ini. Menangis. Kebingungan. Ya Allah, apa yang terjadi?

kondisi Noorahs menjadi kritis setelah fajar, mereka segera membawanya ke rumah sakit ... Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un.

Tidak akan ada perjalanan musim panas ini. Itu ditulis bahwa saya akan menghabiskan musim panas di rumah.

Setelah selamanya ...

Saat itu 1:00 siang. Ibu menelepon rumah sakit. "Ya Anda bisa datang dan melihatnya sekarang.." suara Ayah sudah berubah, ibu bisa merasakan sesuatu telah mematikan salah. Kami langsung pergi.

Jalan mana yang saya gunakan untuk perjalanan dan pikir sangat pendek? Mengapa begitu lama, jadi sangat lama. Di mana orang-orang dihargai dan lalu lintas yang akan memberikan saya kesempatan untuk memandang kiri dan kanan. Semua orang, hanya memindahkan dari cara kami. Ibu menggelengkan kepalanya di tangannya menangis ketika dia melakukan dua'a Noorah untuknya.

Kami tiba di pintu masuk utama rumah sakit.

Seorang pria mengeluh, lain terlibat dalam kecelakaan dan os mata ^ ketiga adalah es, Anda tak bisa ^ Ot tahu apakah dia masih hidup atau mati.

Kami melompat tangga ke lantai Noorahs. Dia dalam perawatan intensif.

Perawat mendekati kami. "Biarkan aku membawa Anda padanya." Saat kami berjalan menyusuri lorong perawat terus mengekspresikan bagaimana seorang gadis manis Noorah itu. Dia meyakinkan bahwa Ibu agak Noorah ^ kondisi os berhasil lebih baik daripada apa yang di pagi hari.

"Maaf. Tidak lebih dari satu pengunjung pada suatu waktu." Ini adalah unit perawatan intensif. Melalui jendela kecil di pintu dan melewati kesibukan jubah putih aku tertangkap mata saudara-saudaraku. Ibu berdiri di sampingnya. Setelah dua menit, ibu keluar tak mampu mengendalikan tangisnya.

"Anda dapat memasukkan dan berkata Salam padanya dengan syarat bahwa Anda tidak berbicara terlalu lama," kata mereka padaku. "Dua menit sudah cukup."

"Bagaimana Anda Noorah Kau? Baik-baik saja malam adik terakhir, apa yang terjadi?"

Kami berpegangan tangan, dia meremas tanpa membahayakan. "Bahkan sekarang, Alhamdulillah, aku baik-baik saja."

"Alhamdulillah ... tapi ... tanganmu begitu dingin."

Aku duduk di sisi tempat tidurnya dan meletakkan jemariku di lututnya. Dia tersentak begitu saja. "Maaf ... apa aku menyakitimu?"

"Tidak, hanya saja aku teringat kata-kata Allah

Satu kaki akan dibungkus ke kaki lainnya (dalam kematian kain kafan)

(Saaqu bil waltafatul saaq)

"Hanan berdoa untuk saya, saya mungkin akan bertemu hari pertama hearafter sangat segera.. Ini merupakan perjalanan panjang dan aku belum cukup siap perbuatan baik dalam koper saya."

Air mata lolos dari mataku dan membasahi pipi saya pada kata-katanya. Aku menangis dan ia bergabung dengan saya. Ruangan itu kabur dan meninggalkan kami ^ Ö dua saudara perempuan - menangis bersama. Anaksungai memercikkan air mata di atas telapak adik saya ^ os yang aku menahan dengan kedua tangan. Ayah sekarang menjadi lebih khawatir tentang saya. Aku tidak pernah menangis seperti itu sebelumnya.


Di rumah dan di atas, di kamar saya, saya melihat matahari berlalu dengan hari yang sedih. Diam bercampur dalam koridor kami. sepupu datang di kamarku, lain. Para pengunjung juga banyak dan semua suara dari bawah bergerak bersama-sama. Hanya satu hal yang jelas pada saat itu ... Noorah telah meninggal!

Aku berhenti membedakan yang datang dan yang pergi. Aku tidak bisa mengingat apa yang mereka katakan. Ya Allah, di mana aku? Apa yang terjadi? Aku bahkan tidak bisa menangis lagi.

Kemudian minggu itu mereka menceritakan apa yang terjadi. Ayah telah mengambil tanganku untuk mengucapkan selamat tinggal kepada adik saya untuk terakhir kalinya, aku mencium kepala Noorah's.

Aku hanya ingat satu hal, melihat tersebar di tempat tidur itu, tempat tidur bahwa ia akan mati. Aku ingat ayat dia membaca:

"Satu kaki akan dibungkus ke kaki lainnya (dalam kematian kain kafan)" dan aku tahu terlalu baik kebenaran ayat berikutnya: "Perjalanan pada hari itu kita akan kepada Tuhanmu (Allah)!"

Aku berjingkat ke kamar doanya malam itu. Menatap cermin meja rias tenang dan diam, aku berharga siapa yang telah berbagi perut ibu saya dengan saya. Noorah adalah saudara kembar saya.

Aku ingat yang saya bertukar dengan kesedihan. Siapa yang menghibur hari hujan saya. Aku ingat yang telah berdoa untuk bimbingan saya dan yang telah menghabiskan begitu banyak air mata untuk malam panjang begitu banyak bercerita tentang kematian dan akuntabilitas. Semoga Allah menyelamatkan kita semua.

Malam ini adalah malam pertama Noorah bahwa ia akan menghabiskan dalam kubur itu. Ya Allah, kasihanilah dia dan menerangi kuburnya. Ini dia Alquran, tikar sembahyang dan ini adalah musim semi gaun merah muda yang dia bilang dia akan bersembunyi sampai dia menikah, gaun dia ingin tetap hanya untuk suaminya.

Aku ingat kakakku dan menangis atas semua hari-hari yang telah hilang. Aku berdoa kepada Allah agar kasihanilah aku, menerima aku dan memaafkan aku. Aku berdoa kepada Allah agar perusahaan di kuburnya seperti yang selalu suka untuk disebutkan dalam doa-nya.

Pada saat itu, saya berhenti. Aku bertanya pada diriku sendiri: bagaimana jika itu aku yang sudah mati? Mana yang akan saya pindah ke? Ketakutan menekan saya dan air mata mulai lagi.

Allahu Akbar, Allahu Akbar ...

Yang pertama naik pelan Adzan dari Masjid, betapa indahnya terdengar saat ini. Aku merasa tenang dan rileks saat aku mengulangi panggilan Muadhdhins. Aku melilitkan syal di bahu saya dan berdiri untuk berdoa Fajar. Aku berdoa seolah-olah itu adalah doa terakhir saya, doa perpisahan, seperti Noorah telah dilakukan kemarin. Sudah-nya Fajar terakhir.

Sekarang dan insya 'Allah untuk sisa hidupku, jika aku bangun di pagi hari saya tidak mengandalkan yang hidup pada malam hari, dan di malam hari aku tidak mengandalkan yang hidup oleh pagi.

Kita semua akan perjalanan Noorah's. Apa yang telah kami siapkan untuk itu?

05 June 2010

awal yang baik

ketika sore itu begitu damai
suasana hati yang tak tau apa yg terungkap
hanya detik jam yang berdetak
mengiringi langkah2 kaki
sore itu
menapaki sudut2 mesjid
berjalan kearah dalam
begitu terasa semua menyejukkan
saat berada didalamnya
tak lagi perduli beban yang ada didada
yg tinggal hanya kedamaian dihati
menunggu begitu lama
sehingga tak terasa sang waktupun mulai bicara
kegelisahan merasuki sukma
mengapa tiada tanda2 kan datang
tanamkan dalam hati
hilangkan keraguan
semua akan baik2 saja
dan hanya akan menunggu waktu yang tepat
apa yg akan dikata ketika butiran kata2 mengalir
mengisi relung-lerung kehidupan
yang terasa begitu hampa
kucoba tuk menghilangkan rasa takut
kucoba tuk menghilangkan rasa nervous dalam diri
Ya Allah apa yg kurasakan saat ini
menikmati lantunan irama didalam mesjid ini
suasana yg begitu sejuk.....
semoga awal yang baik dalam melangkah ke arah yg lebih baik
semoga Allah mempertemukan kita dalam kebaikan selamanya.
dunia dan akhirat.
Amin Ya Rabbal'alamin

31 May 2010

doaku

Wahai Tuhanku!
Bagaimana aku menyeru-Mu sedangkan aku telah bermaksiat kepada-Mu?
dan bagaimana aku tidak menyeru-Mu sedangkan aku telah mengenal-Mu
dan kecintaanku pada-Mu telah singgah di hatiku.
Kuulurkan kedua tanganku yang penuh dosa ini pada-Mu
dan kubuka mata yang penuh harap pada-Mu.
Ya Allah, Engkaulah pemilik semua pemberian
sedangkan aku adalah tawanan kesalahan,
sementara termasuk akhlak org2 besar adalah
berlemah lembut terhadap para tawanan;
aku adalah tawanan kejahatanku,
dan menggadaikan perbuatanku, ya Allah!
Alangkah sempitnya jalan yang penunjuk jalannya bukan diri-Mu
dan alangkah menakutkannya jalan dimana bukan Engkau yang menjadi kawannya!

Aku tak tahan berpisah dengan-Mu
Kulukis diri-Mu dalam dadaku
Suatu hari nanti aku akan menutup hidupku
Tuk berjumpa dengan-Mu
Di dalam urat dan akar terdapat panah cinta-Mu
Terpisahlah sudah garis kainku
Tiada maksud yang kutuju selain menjalin hubungan dengan-Mu
Tiada kawan yang kumiliki selain mengingat-Mu
Sejak lama hal ini tersimpan dalam kepalaku
Bahwa jiwaku harus kuserahkan dalam langkah-Mu
Perhatian-Mu, Perhatian-Mu, jiwaku telah terbakar
Kasih sayang-Mu kasih sayang-Mu, aku benar2 meratap

29 May 2010

Alhamdulillah Ya Allah

pagi ini beres2..karpet itu begitu gelap tapi kumenemukan sebiji jarum di atasnya. Ya Allah langsung aku bersyukur saat itu juga. kutak menyangka ada jarum halus yg tercecer diatasnya dan bisa kutemukan. ini semua karna perlindungan Allah padaku. bisa dibayangkan apa yg terjadi jika sampai jarum itu tertusuk kakiku. ibu pernah tertusuk jarum dan sampai operasi. Ya Allah begitu banyak pujian pdMu yang harusnya kuucapkan disetiap detik kehidupanku. ini baru bahaya yang kusadari. masih banyak bahaya lain yg tanpa kusadari Allah melindungiku.....

Hasbunallah Wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'ma nashir....

tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. dan hanya Allah sebaik2 wakil dan pelindungku....

27 May 2010

perkataan sayyidah fatimah az zahra

putri rasulullah saw ini setiap mengenangnya menjadikan hati ini damai serasa sejuk mengalir membaca setiap riwayat kesolihan keikhlasan darinya yang tlah ia lalui dalam hidupnya. meskipun tidak lama ia hidup di dunia namun jejak keshalihan dan contoh teladan kepada muslimah dan kaum perempuan menjadi legenda yang tidak pernah pupus dimakan zaman.

Imam Shadiq AS bersabda: “Beliau dinamakan Fathimah karena tidak ada keburukan dan kejahatan pada dirinya. Apabila tidak ada Ali AS, maka sampai hari Kiamat tidak akan ada seorangpun yang sepadan dengannya (untuk menjadi pasangannya)”.
Para Imam Ahlu-Bayt AS sangat memuliakan pemilik nama Fathimah tersebut. Salah satu pengikut Imam Jakfar as-Shadiq AS telah dikaruniai seorang anak perempuan, kemudian beliau bertanya kepadanya: “Engkau telah memberikan nama apa kepadanya?”. Ia menjawab: “Fathimah”. Mendengar itu Imam AS bersabda: “Fathimah, salam sejahtera atas Fathimah. Karena engkau telah menamainya Fathimah maka hati-hatilah. Jangan sampai engkau memukulnya, mengucapkan perkataan buruk kepadanya, dan muliakanlah ia.”
Wanita mulia nan agung yang menjadi kekasih Allah dan Rasul-Nya itu bernama Fathimah. Keagungannya telah dinyatakan oleh manusia termulia dan makhluk Allah teragung, Muhammad SAW yang segala pernyataannya tidak mungkin salah. Pada kesempatan ini, kita akan melihat beberapa sebutan mulia bagi wanita agung tersebut, disamping banyak nama dan sebutan lagi yang disematkan pada pribadi kekasih Allah dan Rasul-nya itu. Di antaranya ialah;


FATHIMAH

Syaikh Shaduq dalam kitab “I’lall Asy-Syara’i” dan Allamah al-Majlisi dalam kitab “Bihar al-Anwar” telah menukil riwayat dari Imam Jakfar bin Muhammad as-Shadiq AS, bahwasanya beliau bersabda: “Sewaktu Sayidah Fathimah Zahra AS terlahir, Allah SWT memerintahkan para malaikat untuk turun ke bumi dan memberitahukan nama ini kepada Rasulullah. Maka Rasulullah SAW pun memberi nama Fathimah kepadanya.” (Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 13)

Dari segi bahasa ’fathama’ berarti “anak yang disapih dari susuan”. Dalam sebuah riwayat dari Imam Muhammad bin Ali al-Baqir AS telah dinyatakan bahwa, setelah kelahiran Fathimah Zahra AS, Allah SWT berfirman kepadanya: “Sesungguhnya aku telah menyapihmu dengan ilmu, dan menyapihmu dari kototan (Inni fathamtuki bil ilmi wa fathamtuki a’nith thomats)”. Hal ini seperti seorang bayi sewaktu disapih dari susu maka ia memerlukan makanan lain sebagai penggantinya. Dan Sayidah Fathimah Zahra AS setelah disapih, sedang makanan pertamanya berupa ilmu.” (Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 13)

Imam Ali bin Musa ar-Ridho AS telah meriwayatkan hadis dari ayahnya, dimana ayahnya telah meriwayatkan dari para leluhurnya hingga sampai ke Rasulullah SAW, bahwasanya beliau bersabda: “Wahai Fathimah, tahukan engkau kenapa dinamakan Fathimah?”. Kemudian Imam Ali AS bertanya: “Kenapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Karena ia dan pengikutnya akan tercegah dari api neraka”. (Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 14). Atau dalam riwayat lain beliau bersabda: “Karena terlarang api neraka baginya dan para pecintanya”.( Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 15)

Imam Ali bin Abi Thalib AS bersabda, “Aku telah mendengar Rasulullah bersabda: “Ia dinamakan Fathimah karena Allah SWT akan menyingkirkan api neraka darinya dan dari keturunannya. Tentu keturunannya yang meninggal dalam keadaan beriman dan meyakini segala sesuatu yang diturunkan kepadaku.” (Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 18-19)

Imam Shadiq AS bersabda: “Beliau dinamakan Fathimah karena tidak terdapat keburukan dan kejahatan pada dirinya. Apabila tidak ada Ali AS maka sampai hari Kiamat tidak akan ada seorangpun yang sepadan dengannya (untuk menjadi pasangannya)”. (Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 10)

Dalam beberapa sumber telah dijelaskan bahwa nama Fathimah merupakan nama yang sangat disukai oleh para Maksumin (Ahlu-Bayt) AS. Para Imam Ahlu-Bayt AS sangat memuliakan pemilik nama tersebut. Salah satu pengikut Imam Shadiq AS telah dikaruniai seorang anak perempuan, kemudian beliau bertanya kepadanya: “Engkau telah memberikan nama apa kepadanya?”. Ia menjawab: “Fathimah”. Mendengar itu Imam AS bersabda: “Fathimah, salam sejahtera atas Fathimah. Karena engkau telah menamainya Fathimah, maka hati-hatilah jangan sampai memukulnya, mengucapkan perkataan buruk kepadanya, dan muliakanlah ia.”

Salah seorang pengikut Imam Shadiq AS berkata: “Pada suatu hari dengan raut muka sedih, aku telah menghadap Imam Shadiq AS. Beliau bertanya: “Kenapa engkau bersedih?”. Aku menjawab: anakku yang terlahir adalah perempuan. Beliau bertanya kembali: “Engkau beri nama apa ia?”. Aku menjawab: “Fathimah”. Beliau kembali berkata: “Ketahuilah jika engkau telah menamainya Fathimah, janganlah engkau berkata buruk kepadanya dan janganlah memukulnya”.”(Wasa’il as-Syi’ah jilid 15 halaman 200)


ZAHRA

Zahra, artinya ialah “yang bersinar” atau “yang memancarkan cahaya”. Imam Hasan bin Ali al-Askari (imam ke-11) bersabda: “Salah satu sebab Sayidah Fathimah dinamai az-Zahra karena tiga kali pada setiap hari beliau akan memancarkan cahaya bagi Imam Ali AS.” (Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 11) Memancarkan cahaya bagaikan matahari pada waktu pagi, siang dan terbenam matahari.

Dalam riwayat lain Imam Shadiq AS bersabda: “Sebab Sayidah Fathimah dinamakan Zahra karena akan diberikan kepada beliau sebuah bangunan di surga yang terbuat dari yaqut merah. Dikarenakan kemegahan dan keagungan bangunan tersebut maka para penghuni surga melihatnya seakan sebuah bintang di langit yang memancarkan cahaya, dan mereka satu sama lain saling mengatakan bahwa bangunan megah bercahaya itu dikhususkan untuk Fathimah AS.”

Dalam riwayat lain dikatakan bahwa, orang-orang telah bertanya kepada Imam Shadiq AS: “Kenapa Fathimah AS dinamakan Zahra?” Beliau menjawab: “Karena sewaktu beliau berada di mihrab (untuk beribadah) cahaya memancar darinya untuk para penghuni langit, bagaikan pancaran cahaya bagi para penghuni bumi.” (Namha wa Alqaab Hadzrate Fathimah Zahra halaman: 22)


UMMU ABIHA

Panggilan kesayangan bagi Sayidah Fathimah. adalah Ummu Abiha (ibu dari ayahnya). Dia adalah puteri yang mulia dari pemimpin para makhluq, Rasulullah SAW, Abil Qasim, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim.
Fatimah a.s. memperlakukan Rasul SAWW lebih dari perlakuan seorang ibu terhadap anaknya, sebagaimana Rasul SAWW mencintai dan menghormati Az-Zahra’ lebih dari penghormatan seorang anak terhadap ibunya. Sirah Nabawi mengingatkan kita akan sikap Rasul SAWW saat ditemui Az-Zahra’. Beliau berdiri menyambut, menyalami, mencium, dan mendudukkannya di sisi beliau, serta menemaninya dengan seluruh jiwa.
Ketika Nabi SAW terluka dalam Perang Uhud, Sayidah Fathimah keluar dari Madinah menyambutnya dan menghampiri ayahnya agar hatinya tenang. Ketika melihat luka-lukanya, Fathimah langsung memeluknya. Dia mengusap darah darinya, kemudian mengambil air dan membasuh mukanya. Betapa indah situasi di mana hati Muhammad SAW berdenyut menunjukkan cinta dan sayang kepada puterinya itu. Seakan-akan kulihat Az-Zahra’ a.s. berlinang air mata dan berdenyut hatinya dengan cinta dan kasih sayang.





MUHADDATSAH

Muhaddatsah, artinya ialah “orang yang malaikat berbicara dengannya”. Telah dijelaskan bahwasanya para malaikat dapat berbicara dengan selain para nabi atau para rasul. Dan orang-orang selain para nabi dan rasul itu dapat mendengar suara dan melihat para malaikat. Sebagaimana dalam al-Qur’an disebutkan bahwa Allah SWT telah menjelaskan bahwasanya Mariam bin Imran AS (bunda Maria) telah melihat malaikat dan berbicara dengannya. Hal ini telah disinyalir dalam surah al-Imran ayat 42, “Dan (Ingatlah) ketika malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, Sesungguhnya Allah Telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).”

Dalam sebuah riwayat Imam Shadiq AS bersabda: “Fathimah dijuluki muhaddatsah karena para malaikat selalu turun kepadanya, sebagaimana mereka memanggil Mariam AS, berbicara dengannya, dan mereka mengatakan: “Wahai Fathimah, sesungguhnya Allah SWT telah memilihmu, mensucikanmu dan memilihmu atas perempuan seluruh alam”. Para malaikatpun menyampaikan kepada Fathimah Zahra AS tentang hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang, raja-raja yang akan berkuasa, dan hukum-hukum Allah SWT. Fathimah Zahra AS meminta kepada Imam Ali AS untuk menulis semua perkara yang telah disampaikan para malaikat kepadanya. Serta jadilah kumpulan tulisan tersebut dinamakan dengan mushaf Fathimah”. (Bihar al-Anwar jilid 43)

Imam Shadiq AS telah berkata kepada Abu Bashir: “Mushaf Fathimah berada pada kami. Dan tiada yang mengetahui tentang isi mushaf tersebut….mushaf tersebut berisikan hal-hal yang telah diwahyukan Allah SWT kepada ibu kami, Fathimah Zahra AS.” (Bihar al-Anwar jilid 43, Fathimah az-Wiladat to Syahadat halaman 111)


MARDHIYAH

Mardiyah, artinya ialah “orang yang segala perkataan dan perilakunya telah diridhoi Allah SWT”. Adapun sebab beliau dijuluki dengan julukan mardiyah karena bersumber pada beberapa hadis yang telah disampaikan Rasulullah SAW berkaitan dengan kedudukan Sayidah Fathimah Zahra AS, dimana beliau telah bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT murka atas murka-mu dan ridho atas keridhoan-mu.” (Riwayat dengan kandungan seperti ini bisa didapati pada beberapa sumber seperti, Mustadrak ash-Shahihain jilid 3 halaman 153, Kanzul Ummal jilid 6 halaman 219, Mizan al-I’tidal jilid 2 halaman 72, Dzakhairu al-‘Uqba halaman 39)

Catatan: Tentunya hadis-hadis Rasulullah tentang Sayidah Fathimah Zahra AS itu bukanlah berasal dari hawa nafsu dan atas dasar nepotisme seorang ayah terhadap anaknya. Karena sebagaimana yang telah dijelaskan dalam al-Qur’an beliau tidak mengatakan sesuatu berdasarkan hawa nafsu sebagaimana yang telah dijelaskan dalam al-Qur’an: “ Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya.” (QS an-Najm:3). Maka hadis-hadis itu sebagai bukti akan keistimewaan Fathimah Zahra AS dimata Allah dan Rasul-Nya.


SIDDIQAH KUBRA

Shiddiqah, artinya ialah “seorang yang sangat jujur”, orang yang tidak pernah berbohong. Atau orang yang perkataannya membenarkan prilakunya. (Lisanul Arab dan Taajul Aruus)

Pada waktu menjelang kepergian (wafat) Rasulullah SAW, beliau berkata kepada Ali AS: “Aku telah menyampaikan berbagai masalah kepada Fathimah. Benarkan (percayailah) segala yang disampaikan Fathimah, karena ia sangat jujur.” (Bihar al-Anwar jilid 22 halaman 490)

Dalam sebuah hadis bahwasanya Ummulmukminin Aisyah berkata: “Tidak aku dapatkan seseorang yang lebih jujur dari Fathimah, selain ayahnya.” (Hilyatul Auliya’ jilid 2 halaman 41 dan atau Mustadrak as-Shahihain jilid 3 halaman 16)

Dan kedudukan ini (Shiddiqiin) berada pada tingkatan para nabi, syuhada dan shalihin sebagaimana yang telah disinyalir al-Qur’an: “Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh, dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS An-Nisa : 6

Rasulullah SAW berkata kepada Imam Ali AS: “Tiga hal berharga telah dihadiahkan kepadamu, dan tidak seorangpun yang mendapatkannya termasuk aku; Engkau memiliki mertua seorang rasul, sementara aku tidak memiliki mertua sepertimu. Engkau memiliki istri yang sangat jujur (shiddiqqah) seperti putriku, sementara aku tidak memiliki istri sepertinya. Engkau dikaruniai anak-anak seperti Hasan dan Husein, sementara aku tidak dikaruniai anak-anak seperti mereka. Namun demikian engkau berasal dariku dan aku berasal darimu.” (Ar-Riyadhu an-Nadrah jilid 2 halaman 202)


RAIHANAH

Dalam sebuah riwayat berkaitan dengan putrinya, Rasulullah SAW bersabda: “Fathimah merupakan wewangianku. Ketika aku merindukan bau surga maka aku akan mencium Fathimah”. (Bihar al-Anwar jilid 35 halaman 45, dan kandungan hadis semacam ini pun bisa didapati dalam tafsir Ad-Durrul Mansur Suyuthi)


BATHUL

Ibnu Atsir dalam karyanya yang berjudul “An-Nihayah” menyatakan: “Kenapa Fathimah dijuluki Al-Bathul? Karena beliau dari segi keutamaan, agama, dan kehormatan lebih dari para perempuan yang ada pada zamannya. Atau karena beliau telah memutuskan hubungannya dengan dunia dan hanyalah mencari kecintaan Allah SWT.” (Hadis dengan redaksi semacam ini juga dapat kita jumpai pada kitab-kitab seperti; Maanil Akhbar hal 54, Ilalu Asy-Syarai’ hal 181, Yanaabi’ al-Mawaddah hal 260)

Dalam kitab “al-Manaqib” pada jilid 3 halaman 133 dijelaskan bahwa seseorang telah bertanya kepada Rasulullah; “Kenapa seseorang dijuluki al-Bathul? Beliau menjawab: “Yaitu perempuan yang tidak keluar darinya darah haid. Sesungguhnya hal itu tidak layak bagi para putri para nabi (lain).” (Al-Manaqib jilid 3 halaman 133, Al-awalim jilid 6 halaman 16)


RASYIDAH

Rasyidah, artinya ialah “wanita yang telah dianugrahi petunjuk”, selalu berada dalam kebenaran dan pemberi petunjuk bagi yang lain. Rasulullah SAW telah memberikan julukan ini kepada putrinya, Fathimah AS. Dalam sebuah riwayat telah dijelaskan bahwasanya Imam Ali AS bersabda: “Beberapa saat sebelum kepergian Rasulullah (wafat), beliau telah memanggilku. Beliau bersabda kepadaku dan Fathimah: “Ini hanutku (ialah kapur barus yang dioleskan ke anggota sujud seorang jenazah, red) yang telah dibawakan Jibril dari surga untukku. Beliau telah menitip salam untuk kalian berdua dan berkata: “Engkau harus membagikan hanut ini, dan ambillah untukmu. Pada saat itu Fathimah AS berkata: “1/3-nya untuk engkau wahai ayahku. Sedang sisanya, biarlah Ali sendiri yang memutuskannya”. Mendengar itu Rasulullah menangis dan memeluk putrinya seraya bersabda: “Engkau adalah wanita yang telah dianugrahi taufiq (pertolongan khusus) dan rasyidah (petunjuk) yang telah mendapatkan ilham dari-Nya, dan mendapatkan petunjuk dari-Nya. Pada saat itu pula Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Ali, katakan padaku tentang sisa hanut tersebut”. Aku (Ali) berkata: “Setengah dari yang tersisa ialah untuk Zahra (Fathimah). Dan berkaitan dengan sebagian lainnya apa perintahmu, ya Rasulullah?”. Rasulullah SAW bersabda: “Sisanya untukmu, maka peliharalah.” (Bihar al-Anwar jilid 22 halaman 492)


HAURA INSIYAH (bidadari berbentuk manusia)

Sebelum Rasul melakukan salah satu mi’rajnya(dari beberapa riwayat disebutkan Rasulullah tidak melakukan mi’raj sekali saja, bahkan berkali-kali red), Atas perintah Allah SWT, beliau tidak diperkenankan untuk menemui (mengumpuli) istrinya selama 40 hari. Dan pada hari terakhir beliau dalam mi’raj-nya memakan buah-buahan seperti; kurma dan apel yang berasal dari surga. Seusai beliau memakan buah-buahan yang berasal dari surga itu lantas beliau menemui (mengumpuli) istrinya Sayidah Khadijah AS. Dan dari nutfah (sperma) yang berasal dari buah-buahan surga itulah, Sayidah Khadijah AS mengandung janin Sayidah Fathimah Zahra AS. Oleh karena itu, Sayidah Fathimah Zahra AS dijuluki ‘haura Insiyah’ (bidadari berbentuk manusia). (Tafsir Furat Kufi halaman 119, Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 18, riwayat-riwayat semacam inipun bisa didapati dalam sumber-sumber Ahlusunah seperti; Ad-Durrul Mansur, Mustadrak Shahihain, Dzakhairu al-Uqbah, Tarikh Bagdadi dsb)

Haura insiyah, artinya ialah “bidadari yang berbentuk manusia”, para wanita surga dinamakan bidadari karena putih dan hitam matanya sangat elok dan menarik sekali. Oleh karena itu, seorang wanita yang memiliki mata yang sangat elok seperti bidadari, dijuluki bidadari. (Bihar al-Anwar jilid 43 halaman 5)


THAHIRAH

Thahirah berarti yang “suci atau maksum dari dosa dan kesalahan”. Hal ini karena beliau telah disucikan dari salah dan dosa, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam al-Qur’an surah al-Ahzab ayat 33, “… Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, Hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”

Berdasarkan ayat di atas Allah SWT telah mensucikan Ahlu-Bayt Nabi SAW. Dan salah satu dari Ahlu-Bayt Nabi SAW tersebut adalah Sayidah Fathimah AS. Ayat di atas diturunkan berkaitan dengan “Ashhabul Kisa” (penghuni kain), yaitu Rasulullah, Imam Ali, Sayidah Fathimah Zahra, Imam Hasan dan Imam Husein. Hal ini dapat dirujuk dalam berbagai sumber seperti, Tafsir at-Thabari, Tafsir Ad-Durrul Mansur, Tarikh al-Bagdadi, Tafsir al-Kasyaf, Usudul Ghabah…

Sumber http://www.facebook.com/notes/abdurrahman-shahab/nama-dan-julukan-sayyidah-fatimah-az-zahra-as/322881755275

25 May 2010

langit tiada batas

dilangit tiada batas
ketika bumi tempatku berpijak mengecewakanku
kerinduanku pd langitpun semakin menggebu
bumi...
kau diamanahi tuk memeliharaku
tp kini kau tlah menyia2kanku
jk tak perlukanku
bebaskanku dr belenggumu
kan kuaduhkan semua perilakumu

dan langitkan slalu menerimaku
dan langitkan slalu menyayangiku
selamat tinggal bumi
maafkan
tak kuat kubertahan dlm tekananmu

selamat datang langitku
kurindu bertemu penghunimu
terimalahku menjadi bagian yg tak terpisahkan
dari kumpulanmu
sehingga tak lagi kuingat
bahwa bumi pernah melukaiku

pesonamu
cahayamu
cahaya yg tak kan pudar
meski kegelapan datang mengejar
tapi ia tetap bersinar terang
bagai misykat yang berpendar

kutanya kemana lagi hatikan berpaling
ketika semua keindahan tlh kudapatkan
kujawab tiada .... tiada....
tiada tempat kuberpaling sedetikpun kini

semoga ini menjadi peristirahatan terakhirku
sebelum kembali keharibaanNya.....

pekanbaru,24052010 08.00pm

24 May 2010

mimpi

sore itu berdiskusi dg ummu fatimah kita membahas tentang bagaimana perjuangan imam hussein dipadang karbala. tak tau knp malamnya sy bermimpi seakan2 berada disaat asyuro itu.apakah karna saya terlalu banyak membayangkan tragedi yang menumpa cucu nabi saw sehingga menjadi terbawa mimpi.entahlah klo semakin mendalam mengerti hakikat perjuangan imam hussein memandang dunia ini tak bernilai apa2. ya Ilahi tuntunlah selalu kpd jalan2 orang2 yang Engkau cintai. Pertemukanlah diriku dengan org2 yang Engkau cintai. himpunkanlah aku bersama mereka. Amin....

travelling di hari minggu

pekanbaru ternyata masih menyimpan pemandangan yang masih asri juga.
kemaren sore jl2 silaturahmi kerumah teman diperjalanan mengambil gambar2 yang lumayan sih

22 May 2010

life is beautiful

dari pagi udah punya motto ini life is beautiful.
agenda hari ini with my friends then with mysister
nemenin ke library buat ngambil gambarnya
mysister pengeen diabadikan moment2 perpishannya.
ok deh sis i am ready after that i should go to neighbour
memenuhi undangan tetangga. anaknya melahirkan anak (hahahah)
cewek.
after that....with my books

21 May 2010

Info Kesehatan Air

Skinny Sambil menyesap: Pounds Minuman Away
Banyak dari kita melihat apa yang kita makan tetapi tidak apa yang kita minum ketika sedang diet. Itu kesalahan. Rata-rata Amerika mendapat seperlima dari kalori setiap hari dari minuman. Memilih minuman yang tepat bisa tweak metabolisme Anda, mengekang nafsu makan Anda, dan mengurangi jumlah total kalori. Yang spoiler dan minuman yang pembantu pada jalur berat badan?


Spoiler: Soda
Setiap kali Anda menenggak sebotol soda, Anda memakan ratusan kalori kosong. Menurut Pusat Ilmu Pengetahuan untuk Kepentingan Umum, minuman ringan berkarbonasi adalah sumber terbesar dari kalori dalam diet Amerika. Berpindah ke minuman ringan diet adalah cara nyata untuk mengurangi kalori, tetapi tidak jelas apakah ini hasil beralih berat badan. Pada beberapa orang, diet soda dapat meningkatkan gigi manis mereka.

Helper: Air
Mengganti minuman ringan berkarbonasi dengan air akan memotong ratusan kalori per hari, dan manfaat tidak berhenti di situ. Minum dua gelas air sebelum makan dapat mendorong perut merasa kenyang lebih cepat, sehingga Anda tidak makan banyak. Selain itu, penelitian terbaru menunjukkan minum banyak air mungkin memiliki efek positif pada metabolisme Anda.

Juice dapat memiliki banyak kalori seperti soda, tapi itu jauh lebih untuk menawarkan di jalan nutrisi. Ini menyajikan dilema - Anda ingin vitamin dan antioksidan tanpa semua gula ekstra. Taruhan paling aman: Cari jus buah 100%. Menjauhi minuman jus yang telah ditambahkan pemanis. Carilah persen jus nyata, dicatat pada label nutrisi. Anda juga dapat memangkas kalori dengan minum air dengan sedikit air jeruk ditambahkan

Helper: Juice Sayuran
jus nabati adalah setiap bit yang bergizi seperti jus buah dengan sekitar setengah dari kalori. A 12-ons porsi jus tomat memiliki 80 kalori, dibandingkan dengan 160 kalori untuk jus jeruk. jus sayur dengan pulp juga tinggi serat dan dapat membantu mengendalikan rasa lapar.

Juri Out: Smoothies
Blend pisang, stroberi, dan blueberry menjadi smoothie berbusa, dan Anda punya persenjataan lezat melawan penyakit-vitamin dan mineral. Variasi buatan sendiri yang terbaik adalah ketika Anda menghitung kalori, karena Anda dapat mengontrol bahan - susu skim dan buah segar adalah semua yang Anda butuhkan. smoothies restoran mungkin berisi es krim, madu, atau pemanis lain yang meningkatkan jumlah kalori-langit yang tinggi.

Spoiler: Minuman Energi
Olahraga dan minuman energi bom kalori seperti soda. Mereka mungkin memiliki lebih banyak nutrisi ditambahkan, tetapi Anda dapat menemukan yang sama vitamin dan mineral dalam makanan rendah kalori. Orang yang serius tentang kehilangan berat badan harus tetap terhidrasi dengan air bukan minuman olahraga.

Helper: Kopi Hitam
Bila Anda memerlukan suntikan kafein, kopi adalah pilihan yang lebih baik daripada soda atau minuman energi. Black kopi bebas kalori dan kaya antioksidan. Studi telah menunjukkan bahwa jumlah sedang mengkonsumsi kopi (sekitar 3 sampai 4 cangkir sehari) dapat memperbaiki suasana hati dan konsentrasi, dan mengurangi resiko diabetes tipe 2 dan beberapa jenis kanker.

Spoiler: Kopi Fancy
Setelah Anda menambahkan krim berat, sirup rasa, dan / atau snowcap krim kocok, bahwa secangkir kopi hitam tak berdosa menjadi ladang ranjau lemak dan gula. kopi Specialty dapat berisi hingga 570 kalori per cangkir - mungkin lebih daripada seluruh makanan! Jika Anda tidak menyukai kopi hitam, tambahkan sedikit susu skim dan pemanis buatan untuk menjaga jumlah kalori rendah.

Helper: Teh Hijau
Teh hijau adalah pilihan lain yang sangat baik bila Anda mencari sedikit kafein. Tidak hanya itu bebas kalori, beberapa penelitian menunjukkan ekstrak teh hijau dapat merangsang penurunan berat badan melalui aksi phytochemical. Ini adalah senyawa nabati yang sementara dapat menyebabkan tubuh membakar lebih banyak kalori dan lemak meleleh. manfaat yang muncul untuk terakhir hanya beberapa jam, sehingga dapat membantu untuk minum teh hijau setidaknya dua kali sehari.

20 May 2010

antara

hari ini semua terasa ambigo...
tak ada sesuatu yg pasti dalam hidup ini.
ketika kembali ke masa lalu yg kutemukan tiada arti
bahwa semua kumpulan sketsa yang semu
yg tak harus dikenang.
hanya dan jika ini kembali menjadi masa dpn
yg terkadang terlalu sungkan untuk menjawab
bukan apa dan siapa
tapi tanyakan lah pada irama kehidupan
yg memanggil untuk terus bertahan
meski terasa berat
tuk tetap tegar
meski terasa rapuh
adalah.....
ini hal yg tak pasti

19 May 2010

Orasi Zainab di Hadapan Penduduk Kufah

Dengan pengawasan yang sangat ketat, iring-iringan tawanan perang itu bergerak menuju ke kota Kufah pada tanggal 11 Muharam 61 H. Mereka memasuki kota Kufah pada petang hari. Namun kemudian, Ibn Sa'ad melaporkan kejadian ini kepada Ibn Ziyad. Ia pun memerintahkan supaya menahan mereka di luar kota Kufah, sehingga pihak pemerintahannya bisa lebih matang dalam mempersiapkan perayaan kemenangannya. Mereka baru memasuki Kota kufah pada malam hari ke-12 Muharam 61 H.

Di pusat kota Kufah, di antara banyaknya rakyat Kufah, ia tengah menyiapkan serentetan pidatonya. Kemampuan yang dimiliki oratur ulung ini mengingatkan kembali kepada mereka akan kefasihan ayahnya ketika berpidato.

Pidato Zainab, tidak hanya mengundang rakyat Kufah untuk meratapi dan menangisi musibah yang menimpa saudara dan keluarganya saja, namun dalam berbagai kesempatan, ia juga berorasi untuk menjelaskan tujuan revolusi agung itu.

Basyir bin Khuzaim al-Asadi berkata: Aku melihat Zainab binti Ali As saat itu. Tak pernah kusaksikan seorang tawanan yang lebih piawai darinya dalam berbicara. Seakan-akan semua kata-katanya keluar dari lisan Amirul Mukminin Ali As. Kemudian ia memberi isyarat agar semuanya diam. Nafas-nafas bergetar. Suasana menjadi hening seketika. Zainab memulai untaian kata-katanya:

"Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas kakekku Rasulullah Muhammad Saw dan keluarga pilihannya yang suci dan mulia.

Wahai penduduk Kufah! Wahai para pendusta dan orang-orang licik. Untuk apa kalian menangis? Semoga aliran air mata kalian tidak akan pernah berhenti. Aku berharap jeritan kalian tidak akan pernah berakhir. Kalian ibarat wanita yang mengurai benang yang sudah dipintalnya dengan kuat namun kemudian kalian membuyarkannya kembali hingga bercerai-berai. Sumpah dan janji setia yang kalian lontarkan hanyalah sebuah makar dan tipu daya semata.

Ketahuilah, wahai penduduk Kufah! Yang kalian miliki hanyalah omong kosong, cela dan kebencian. Kalian hanya tampak perkasa di depan wanita tapi lemah di hadapan lawan. Kalian lebih mirip dengan rumput yang tumbuh di selokan yang berbau busuk atau perak yang terpendam. Ketahuilah bahwa kalian sendiri telah membuat nasib buruk terhadap hari akherat kelak dan alangkah kejinya perbuatan kalian yang telah membuat murka Allah dan kalian akan tinggal selama-lamanya di neraka.

Untuk apa kini kalian menangis tersengguk-sengguk? Ya, aku bersumpah demi Allah, perbanyaklah kalian menangis dan kurangilah tertawa kalian, sebab kalian telah mencoreng diri kalian sendiri dengan aib dan cela yang tidak dapat dihapuskan selamanya. Bagaimana mungkin kalian akan mampu untuk menghapuskan darah suci putra Nabi sedangkan orang yang kalian bunuh adalah cucu penghulu para nabi, poros risalah, penghulu pemuda surga, tempat bergantungnya orang-orang baik, pengayom mereka yang tertimpa musibah, menara hujjah dan pusat sunnah bagi kalian.

Ketahuilah, bahwa kalian sudah terjerembab dalam dosa yang sangat besar. Terkutuklah kalian! Semua usaha yang telah kau lakukan akan menjadi sia-sia, tangan-tangan jadi celaka, dan jual beli membawa kerugian. Rahmat-Nya tidak akan meliputimu karena kau telah membinasakan sendiri usaha-usaha kalian. Murka Allah telah Dia turunkan atas kalian. Kini hanya kehinaanlah yang akan selalu menyertai kalian.

Celakalah kalian wahai penduduk Kufah! Tahukah kalian, bahwa kalian telah melukai hati Rasulullah? Putri-putri beliau kalian gelandangkan dan pertontonkan di depan khalayak ramai? Darah beliau yang sangat berharga telah kalian tumpahkan ke bumi? Kehormatan beliau kalian injak-injak? Aku yakin bahwa apa-apa yang telah kalian lakukan adalah kejahatan yang paling buruk dalam sejarah yang akan disaksikan oleh semua orang dan tak akan pernah hilang dari ingatan.

Mengapa kalian mesti heran ketika menyaksikan langit meneteskan darah? Sungguh azab Allah di akhirat kelak sangat pedih. Dan tidak akan ada seorang pun yang akan menolong kalian. Kalian jangan tertipu dengan kesempatan waktu yang telah Allah ulurkan ini. Sebab masa itu pasti akan datang dan pembalasan Allah tidak akan meleset. Tuhanmu menyaksikan semua yang kalian lakukan."[4]

Rakyat Kufah menangis tersedu-sedu setelah mendengar pidato itu. Mereka tertegun dan larut dalam duka dan tangisan yang tiada tara. Tangan-tangan mereka berada di mulut mereka.

Dalam khutbahnya yang lain ia berorasi:

"Wahai penduduk Kufah, berdiamlah! Suami-suami kalianlah yang telah membunuh keluarga kami. Kemudian wanita-wanita kalian terus-menerus menangisi keadaan kami. Tuhan akan mengadili kami dan kalian pada hari kiamat.

Wahai rakyat Kufah! Kalian telah melakukan perbuatan yang sangat tercela. Kalian telah membuat hitam hari-hari kalian sendiri. Mengapa Husain kau tinggalkan sendirian? Kemudian ia kau bunuh? Kalian rampas hartanya dan kalian tawan para wanita sehingga mereka menderita yang sangat berat?

Semoga kau binasa dan jauh dari rahmat Tuhan. Sungguh celakalah kalian, apakah kalian tahu seberapa besar kejahatan yang telah kau kerjakan? Seberapa berat dosa yang kalian tanggung. Berapa banyak darah yang telah kau tumpahkan? Siapa saja yang telah kalian bunuh? Anak-anak dan para wanita mereka kau jadikan tawanan perang? Harta-harta apakah yang telah kalian jarah? Kau telah membunuh laki-laki terbaik setelah Rasulullah Saw. Di hatimu sudah tidak tersisa sedikitpun rasa belas dan kasihan. Ketahuilah bahwa golongan Allahlah yang menang dan kelompok syetan selalu pasti akan kalah."

Khutbah ini sedemikian memberikan pengaruh yang sangat dalam kepada rakyat Kufah sehingga membuat mereka berubah, dan terdengar suara jeritan dan tangisan yang sangat memekik telinga dari segala penjuru, sehingga para wanitanya mengacak-acak rambut mereka dan memukul-mukulkan rambut ke wajah-wajahnya serta meronta-ronta [5].

Pesan-pesan Khutbah Zainab

Dari orasi itu, kita dapat mengambil pelajaran-pelajaran yang sangat penting dalam kehidupan kekinian kita.

Selama bertahun-tahun lamanya rakyat Kufah telah mendengarkan khutbah-khutbah dan pelajaran-pelajaran yang telah disampaikan oleh Imam Ali di mimbar-mimbar masjid mereka. Dan mereka telah mengenal kefasihan Imam Ali As dalam bertutur-wicara. Para wanita Kufah pun sudah sekian lama menghadiri pelajaran-pelajaran tafsir yang diberikan oleh Zainab, putri Imam Ali As dan Fatimah Zahra As. Sehingga, meskipun Zainab saat itu berstatus sebagai tawanan perang Ibn Ziyad, penjelasannya dalam khutbah-khutbah yang ia sampaikan sangat berpengaruh di hati masyarakat Kufah. Ia masih mempunyai wibawa dan cukup disegani dan dihormati oleh rakyat Kufah. Ketika ia memberikan isyarat supaya mereka menutup mulut guna mendengarkan pidato-pidatonya, maka mereka serta merta terdiam dan keadaan pada waktu itu menjadi tenang dan tubuh-tubuh mereka pun bergetar, nafas-nafas mereka berhenti di dada-dada mereka, keadaan menjadi sangat tegang. Ia berpidato sedemikian lantang sehingga seakan-akan Ali As hidup kembali dan berkata-kata terhadap penduduk Kufah.

Keadaan Rakyat Kufah sangat berbeda dengan masyarakat Syam dan keduanya tidak bisa di samakan. Penduduk Syam berada di bawah tekanan Abu Sufyan. Oleh karena itu tidak mengherankan sekiranya masyarakat Syam tidak mengenal siapa sebenarnya Ahlulbait Nabi Muhammad Saw itu, karena mereka adalah hasil didikan Abu Sufyan. Sehingga ketidakkenalan masyarakat Kufah terhadap para Imamnya tidak bisa dihukumi sama dengan ketidakmengertian rakyat Syam. Bertahun-tahun lamanya mereka hidup semasa dan sezaman dengan para Imam. Rakyat Kufah meyakini akan kebenaran ajaran Ahlulbait As. Oleh karena itu segala keputusan yang mereka ambil dan kemudian mereka jalankan, atas dasar pengetahuan dan hujah atas mereka telah sempurna.

Ketika Rakyat Kufah mendengar kematian Mu'awiyah, mereka bertekad untuk menebus kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan terhadap Imam Ali As dam Imam Hasan As. Dan dengan mengundang Imam Husain As dan akan meruntuhkan pemerintahan Bani Umayah sehingga pada kemudian hari akan mengembalikan pemerintahan kepada keluarga Nabi Saw. Sekitar 12.000 surat yang beliau terima dalam berbagai kesempatan berisi ikrar mereka akan pembaiatan yang akan diberikan kepada Muslim bin Aqil sebagai utusan Imam Husain As dan mereka bertekad akan membela Muslim sampai nafas penghabisan!

Namun dengan ditunjuknya Ubaidillah bin Ziyad sebagai gubernur Kufah serta ancaman-ancaman terhadap para pembangkang dan janji muluk-muluk bagi yang setia serta patuh kepadanya, maka keadaan kota Kufah menjadi berubah total dan hanya beberapa orang saja yang masih setia terhadap janjinya kepada Imam Husain As. Sisanya adalah hanya para pembual saja dan orang yang mengingkari terhadap janji mereka sendiri. Sebagian dari mereka, bahkan penduduk yang menulis surat kepada Imam Husain As bergabung dengan pasukan Ubaidillah dan bahkan ada di antara mereka yang juga ikut andil dalam membunuh Imam Husain As!

Pidato Zainab yang yang ia sampaikan kepada penduduk Kota Kufah, telah memberikan kesadaran Rakyat Kufah yang tertipu oleh berita penguasa bahwa para kekasih Nabi Saw menemui kesyahidannya hanya karena mempertahankan akan hak kehalifahannya yang telah dirampas secara paksa dan memerangi pemerintahan tiran.

Dalam khutbah yang ia katakan, Zainab menyamakan orang-orang Kufah seperti wanita-wanita yang kurang mempunyai akal, yang telah bersusah payah menenun benang-benang dengan kuat, namun kemudian mereka mengurai lagi benang-benang yang telah mereka tenun. Perumpamaan ini sebagaimana firman-Nya:

"Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi tercerai-berai kembali, sedang kamu menjadikan sumpah (perjanjian)mu sebagai sarana pengkhianatan di antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain (dan kamu menjadikan banyaknya jumlah musuh sebagai alasan untuk membatalkan baiat dengan Rasulullah)." (Qs. an-Nahl [16]: 92)

Ayat ini merupakan perumpamaan yang paling baik dalam menggambarkan kepribadian penduduk Kufah. Orang-orang Kufah telah susah payah dalam menanam pepohonan di kebun-kebun dan ladang-ladang mereka dan mereka telah bersabar atas pekerjaan ini namun hasil jerih payah mereka dipersembahkan kepada musuh-musuh Islam. Demikian juga jalan-jalan yang mereka buat dengan memeras keringat telah dilewati oleh pembenci Ahlulbait As. Ini semua menunjukkan bahwa rakyat Kufah itu memang penduduk yang tidak menepati janji mereka sendiri dan juga menandakan ketidakrestinen mereka dalam berperilaku. Masyarakat Kufah sungguh tidak mempunyai kepribadian yang teguh, di mana setelah mereka menyaksikan bahwa jumlah pembangkang Imam Husain As sangat banyak, mereka juga dengan mudahnya melupakan janji yang telah diucapkan dan menyatukan diri mereka dengan para pembangkang. Zainab memandang rakyat Kufah sebagai masyarakat yang mengingkari terhadap janjinya sendiri, keindahannya hanya berada di dhahirnya saja, tidak dalam batin mereka. Ia juga mengingatkan kepada seluruh penduduk dunia supaya tidak tertarik akan janji-janji bual penguasa zalim.

Tanpa diragukan lagi bahwa khutbah yang disampaikan oleh Zainab merupakan peringatan keras yang disampaikan kepada rakyat Kufah dan telah menyadarkan mereka dari kelalaiannya yang pada akhirnya terbentuk gerakan tawabin di Kufah. Setelah terjadi tragedi Karbala, mereka bertobat karena tidak menolong cucu Rasul Saw. Mereka bertekad untuk menuntut balas atas darah Husain As. Sebagian dari pengikut syiah Kufah berkumpul di rumah Sulaiman bin Sarad al Khuza'i dan secara sembunyi-sembunyi menghimpun masa. Mereka telah merencanakan semenjak tahun 61 H untuk menuntut balas atas darah Sayyidus Syuhada dan para penolongnya namun mereka baru merealisasikan rencananya tersebut 4 tahun kemudian. Dalam rentang waktu itu, mereka mengumpulkan persenjataan dan segala peralatan perang. Akhirnya pada hari Rabu, 22 Rabiuts Tsani tahun 65 H dengan pasukan sejumlah 4000 dengan yel-yelnya "Ya latsaratil Husain"[6] bergerak ke arah Syam. Pemberontakan Tawabin (orang-orang yang bertaubat) dipelopori oleh 5 pembesar pecinta Ahlulbait As: Sulaiman bin Sarad Khuza'i, Musaib ibn Najbah, Abdullah ibn Sa'd bin Nufail, Abdullah bin Wal dan juga Rifa'ah Syadad. Ketika itu kekhalifahan Syam dipegang oleh Marwan bin Hakam.[7] Mereka bertemu dengan pasukan Syam yang jumlahnya 20.000 orang di suatu daerah yang bernama 'Ainul Wardah. Setelah beberapa hari perang sengit berkecamuk, perang ini berakhir dengan banyaknya korban yang syahid pada pasukan Tawabin termasuk pemimpin mereka, Sulaiman bin Sarad yang ketika itu berumur 93 tahun. Dan sejumlah dari pasukan itu juga menjadi tawanan perang.[8]

Zainab telah menyampaikan pesan Karbala, yaitu menghidupkan ajaran Islam, menumbuhkan keadilan di masyarakat, menghidupkan kembali ajaran-ajaran para nabi dan ritual-ritual keagamaan di tengah-tengah masyarakat, memberikan kejelasan kepada masyarakat akan kebejatan pemerintahan Umawi dan penghancuran terhadap kekuasaan Bani Umayah di seluruh dunia serta membebaskan umat Islam dari cengkerama penguasa taghut Umawi.

Tujuan-tujuan dari Revolusi Karbala ini sangat terpatri pada diri Imam Husain dan juga para pengikutnya. Di antara sabda-sabda Imam Husain As yang mengisyaratkan tujuan itu adalah: Sesungguhnya aku ke luar untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang ada pada umat kakekku, aku mau beramar ma'ruf dan mencegah kemungkaran dan akan mengamalkan gaya hidup Nabi dan Ali."[9]

Pada suratnya yang ia peruntukkan kepada para pembesar Basrah, ia menulis: Aku menyeru kalian untuk mengikuti tuntunan al-Qur'an dan Sunah nabi. Sesungguhnya sunat sudah mati dan bid'ah telah dicintai.[10]

Dalam suratnya yang ia bawakan kepada Muslim bin Aqil, mengisyaratkan untuk beramal kepada ajaran al-Qur'an, menegakkan keadilan dan kebenaran.[11] Di gurun Karbala yang kering dan tandus, ia berujar kepada pengikutnya tentang pentingnya untuk mengadakan perlawanan pada hari ketika nilai-nilai kebatilan telah menyebar luas di tengah-tengah masyarakat.[12]

Zainab juga memberikan pelajaran yang sangat penting sampai akhir hayat. Ia jelaskan bahwa azab Allah itu bersifat abadi dan segala sesuatu yang ada di dunia ini akan ditinggalkan dan apabila mereka tidak mau bertaubat dan memperbaiki tingkah laku mereka, maka akan menemui kehidupan yang pahit di dunia, dan terlebih lagi di akherat.

Ya Zainab binti Ali telah menjadi seorang propagandis sempurna dalam menyampaikan pesan abadi Asyura dan memelihara kisah kebangkitan Husaini sehingga kita pada abad ini juga bisa mengenal dan mengenang serta mengambil pelajaran dari tragedi ini. Sekiranya tiada Zainab apa yang akan terjadi? Mari kita dengan rendah hati berkata…Wallahu 'Alam..


[1]. Riyahain as Syari'ah, Jil. 3, Hal. 38

[2]. Khasâish Zainabiyah, Hal. 166

[3] . Muqaram, Maqtal al Husain, hal. 371

[4]. Sayid Ibnu Thawus, Luhuf, hal. 146, Thabarsi, Ihtijâj, Jil. 2, hal. 303, Syaikh Mufid, Amali, hal. 321, Syaikh Thusi, Amali, hal. 91, Ibnu Syahr Asyub, Manâqib, Jil. 4, hal. 115, Allamah Majlisi, Bihâr al Anwâr, jil. 45, Hal. 108 dan 162.

[5] . Muqaram, Maqtal Husain, Hal. 392

[6] . Allamah al-Majlisi, Bihâr al-Anwâr, Jil. 52 Hal. 308

[7] . Syamsudin Din, Anshare Husain, hal. 205

[8] . Hayât al-Imâm Husain bin 'Ali, jil. 3, Hal. 450

[9] . Hayât al-Imâm Husain bin 'Ali, jil. 2, Hal. 264

[10] . Idem, Hal. 322

[11] . Idem, Hal. 340

[12] . Op. cit, jil. 3, Hal. 98

sumber :http://alhassanain.com/

pagi yg indah

dari penghujung malam hati ini penuh dengan ketenangan. kedekatan ini membuat hati ini menjadi damai. duhai...jangan tinggalkan lagi ketenangan ini. biarkan ia tetap terhujam dihati. tak sanggup ku sendiri tanpa ia disisi.
limpahkan rahmat dan karuniaMu ya Ilahi.