16 April 2006

Ukhti Al-Muslimah...

dikutip dari kotasantri

KotaSantri.com : Ukhti Al-Muslimah...
Wanita yang tunduk di depan kekafiran berkata : "Kamu adalah wanita terpelajar. Di antara kami ada seorang dokter, ada sastrawati, ada wartawati, ada dosen yang mengajar di negeri kalian. Islam tak pernah melarang sedikit pun hal itu, tak ada perbedaan lagi antara laki-laki dan wanita. Senangkah anda pada kami?

Jawaban kami cukup menyitir firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tak akan pernah rela padamu sampai engkau mengikuti agamanya. Katakanlah sesungguhnya petunjuk Allah adalah petunjuk yang sebenarnya." (QS. 2 : 120).

Mereka berkata : "Cukup bagi saya dengan keIslamanmu terbatas pada ibadat ritual semata. Adapun ilmu anda, moral, tingkah laku, pakaian, ide, dan seluruh urusan dunia anda, wajiblah kamu mengikuti cara kami."

Sungguh benar sabda Rasululah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Kamu akan mengikuti cara orang-orang sebelummu, sedikit demi sedikit. Hingga andaikan mereka memasuki lobang biawak, kamu akan ikut masuk kedalamnya. Kami berkata : Apakah mereka kaum Yahudi dan Nasrani? Jawab Rasululah shallallahu 'alaihi wa sallam : Siapa lagi kalau bukan mereka." (HR. Muslim).

Ukhti Al-Muslimah...
Kamu seharusnya memperhatikan pakaianmu dan berbuat serta wajib memiliki kepribadian Islam sebagaimana apa yang kamu dengar, lihat dan baca (ajaran Islam).

Sungguh sedikit orang yang berbuat dan mengajak kepada kebaikan, sebagaimana seruan seorang penyair Arab : "Wahai kamu yang selalu mengurusi badanmu. Betapa banyak usaha yang telah kamu lakukan. Apakah kamu mencari keuntungan dari sesuatu yang jelas rugi. Perhatikan jiwamu, sempurnakan keutamaannya, sebab kamu disebut manusia dengan jiwa, bukan karena tubuh jasadmu."

Ukhti Al-Muslimah...
Jadikan Khadijah, suri tauladan dan panutanmu dalam berjuang dengan harta dan jiwa. Jadikan Aisyah, tauladanmu dalam ilmu pengetahuan. Jadikan keluarga Yasir, suri tauladan anda dalam kesabaran dan berpegang teguh pada agama Allah.

Wahai Ibu generasi mendatang, perhatikan perkataan seorang penyair Arab : "Ibu adalah madrasah, jika anda persiapkan, berarti anda mempersiapkan generasi yang harum namanya. Ibu adalah taman, jika ia selalu disiram, ia akan berdaun rindang. Ibu adalah ustadzah pertama, pengaruhnya sangat besar berbobot sepanjang masa."

Ukhti Al-Muslimah...
Andai mereka melihat bentuk tubuhmu tidak menarik lagi atau ketika usiamu telah senja, tua renta, apakah mereka masih memajang fotomu, di sampul-sampul majalah, buku dan semisalnya, walaupun kamu orang yang terpelajar? Masihkah mereka memintamu bekerja sebagai pramugari di salah satu pesawat, dengan dalih penghargaanmu terhadap wanita? Masihkah kamu temui orang yang memperjuangkan sempitnya ruang lingkup belajarmu?

Sesungguhnya mereka hanya ingin menikmati kecantikan wajah dan kemolekkan tubuh serta merdunya suaramu. Bila hal itu hilang darimu, maka mereka pun pasti meninggalkanmu, seakan-akan kamu adalah sebuah barang yang sudah habis masa pakainya (kata pepatah : habis manis sepah dibuang). (HaidarAgung)

10 April 2006

Dulu ....
sebelum ini....
aku benar2 ada dalam masa2 transisi
dimana keinginan dan egoisme yang besar terhadap diri sendiri
memaksaku untuk ga peduli dengan orang lain, acuh dengan urusan
orang lain...

Tapi Allah bener2 memberiku pelajaran
Aku banyak belajar dari mereka....

Mereka.... Anak2 Remaja... yang beranjak dewasa....

Kadang2 membuatku Marah.............
Kadang2 membuatku Jengkel........
Kadang2 membuatku ga dihargai....
Kadang2 membuatku SEBEL.....
ya semua hal yang bisa nyebabin aku BETE BANGET.......

Tapi klo dinikmati kebersamaan dengan mereka...
bisa membuatku TERTAWA....
bisa membuatku merasa BANGGA...
bisa membuatku Tersenyum Manis...
bisa membuatku Bahagia....

kadang kalo liat sikap dan tingkah laku mereka mebuatku sering senyum
senyum sendiri sekaligus tertawa geli.... koq mereka lucu banget ya
setiap pribadi adalah unik memang terbukti.
bahkan anak yang pendiam juga klo kita dekati secara pribadi
ternyata mereka bisa terbuka tentang hal2 yang mereka rasakan
dan alami.

Dalam diam aku slalu mengahayati hal2 yang aku rasakan
saat ini...dan ujung2nya bersyukur karna Allah memberi
aku tempat jalan dakwah di sini...
dimana aku bisa membaur dengan setiap pribadi2 yang unik....
yang menjadikan aku banyak belajar
tentang ilmu...pengetahuan...ilmu kesabaran...
ilmu ketenangan...ilmu menghargai...ilmu menyayangi...
ilmu berkorban....ilmu memperjuangkan ....

Namun segala hal yang mereka inginkan dariku
ingin aku memenuhinya
tapi apalah daya....
kadang terbatas kemampuanku terbatas waktuku untuk mereka
kadang ... janji2 sering aku ingkari
karna ingin mendulukan yg lebih penting

hidupku....
bukan milikkku...
ada hak orang lain dari waktu yang kumiliki...

semoga kebersaamaaan kita membawa arti bagi hidupmu dan hidupku
semoga Allah senantiasa menunjuki kita dijalan Ridhonya...

menghabiskan waktu didepan layar monitor....
saat2 yang paling menyenangkan.............

menghabiskan waktu bersamamu....
mendengarkan ceritamu, canda tawamu...

Dzikir Air

Dzikir Air

Nasehat Buat Laki2

4 Golongan Lelaki Ahli Neraka



Pada hari akhirat, ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu. Mereka ialah :

1. Ayahnya
Apabila seseorang yang bergelar ayah tidak memperdulikan anak-anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar shalat, mengaji & sebagainya. Dia membiarkan anak-anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup hanya dengan memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.

2. Suaminya
Apabila seorang suami tidak memperdulikan tindak-tanduk isterinya. Bergaul bebas di luar, memperhiaskan diri bukan untuk suami tapi untuk pandangan kaum lelaki yang bukan mahram. Apabila suami berdiam diri walaupun dia seorang alim, seperti tidak pernah lupa shalat, tidak pernah meninggalkan puasa. Maka dia akan turut ditarik oleh isterinya.

3. Abang-abangnya
Apabila ayahnya sudah tidak ada, tanggung jawab menjaga saudara wanita jatuh ke pangkuan abang-abangnya. Jika mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik perempuannya dibiarkan melenceng dari ajaran ISLAM, tunggulah tarikan adiknya di akhirat kelak.

4. Anak Lelakinya
Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yang haram dari Islam, bila ibu berbuat kemungkaran, pengumpat, & sebagainya, maka anak itu akan ditanya dan diminta pertangungjawabannya di akhirat kelak.

Maka kita lihat betapa hebatnya tarikan wanita bukan saja di dunia tapi juga di akhirat pun tarikannya begitu hebat, maka kaum lelaki yang bergelar ayah/suami/abang atau anak harus memainkan peranan mereka.

Firman ALLAH SWT: "HAI ANAK ADAM PERIHARALAH DIRI KAMU SERTA AHLIMU DARI API NERAKA DI MANA BAHAN PEMBAKARNYA IALAH MANUSIA, JIN DAN BATU-BATU..."

Harga seorang muslim adalah sangat berharga. Allah SWT nilaikan seseorang muslim dengan SYURGA, semua kaum muslim dijamin masuk syurga (siapa pun yang mengucapkan kalimah tauhid), oleh karena itu janganlah kita membuang atau tidak mengindahkan janji dan peluang yang Allah SWT berikan pada kita. Wallohu A'lam Bi Showab.

Dikutip dari arsip situs web KotaSantri dengan perubahan seperlunya tanpa mengubah makna.